Ini dia, Ciri-ciri Lowongan Kerja Palsu

Akhir-akhir ini kita sering mendengar dan melihat berita mengenai para pencari kerja yang dengan susah payah melamar ternyata lowongan yang di buka palsu. Hal ini dikarenakan kurangnya informasi yang diterima mengenai hal-hal tentang lowongan kerja palsu, bisa berupa alamat ataupun pekerjaan yang diterima.

Kurangnya informasi yang diterima dapat berakibat fatal bagi Anda yang melamar, terlebih adalah terdapat modus yang diterapkan oleh para pemberi kerja. Meminta bayaran adalah modus yang sudah dapat kita dengar saat ini. Meskipun dalih lowongan kerja akan tetapi hal tersebut seperti ada yang membedakan. Bagaimana tidak para pencari kerja bertujuan untuk mencari kerja bukan untuk membayar terlebih dahulu.

Terbatasnya lowongan pekerjaan terutama bagi kualifikasi pendidikan tertentu dan banyaknya para pelamar membuka kesempatan bagi sebagian orang oknum berani untuk berbuat kejahatan. Untuk itu diperlukan kewaspadaan yang cukup bagi Anda yang saat ini sedang mencari pekerjaan apalagi dimasa susah seperti ini.

Cara membedakan Lowongan pekerjaan Asli dan Palsu

Supaya terhindar dari hal-hal seperti itu ada baiknya Anda mengetahui beberapa hal mengenai lowongan kerja tersebut asli atau palsu.

Identitas Kurang jelas

Maraknya lowongan kerja palsu tentu saja meningkatkan kewaspadaan Anda terutama yang sedang bersiap mencari lowongan pekerjaan. Ada baiknya hal ini bisa menjadi rujukan awal supaya terhindar dari lowongan kerja palsu. Yakni mengecek kembali identitas perusahaan.

Menjadi sangat wajib untuk mengetahui di awal mengenai perusahaan atau tempat lowonga kerja dibuka. memastikan pula bahwa segala sesuatunya berjalan dengan lancar. Identitas tersebut adalah nama perusahaan dan memiliki alamat yang cukup jelas.

Perusahaan yang jelas tentu saja memiliki alamat yang dapat dituju serta nomor telephone yang dapat dihubungi. Ketiga hal tersebut bisa menjadi dasar untuk membedakan antara lowongan kerja tersebtu asli atau palsu.

Dengan memiliki nomor kontak perusahaan dan alamat yang jelas menandakan bahwa perusahaan tersebut tidak disangksikan keabsahannya. Ini sebagai tanda awal perusahan tersebut membuka lowonga kerja asli atau palsu.

Menggunakan Alamat email Gratisan

Banyaknya lowongan pekerjaan yang beredar di media online maupun media sosial serta beberapa portal lowongan pekerjaan membuat Anda semakin antusias untuk mencoba mamasukkan lamaran sesuai dengan kualifikasi pendidikan Anda, dan kewaspadaan tetap harus Anda perhatikan.

Setelah mengetahui identitas yang jelas mengenai perusahaan tersebut. Untuk mengetahui lowonga kerja tersebut asli atau palsu adalah dari alamat email yang dituju. Perusahaan yang mengharuskan pengiriman berkas melalui alamat email ada baiknya untuk di periksa terlebih dahulu.

Penggunaan nama perusahaan pada alamat email bisa menjadi perhatian khusus. Maksudnya adalah nama perusahaan muncul di alamat domain. Seperti recruitment@nama perusahaan.com. ini salah satu alamat yang menandakan perusahaan tersebut benar-benar membuka lowongan pekerjaan.

Berbeda dengan alamat email yang menggunakan alamat email secara umum dari Yahoo, ataupun gmail. Dan hal ini perlu Anda selidiki lebih lanjut untuk memastikan bahwa lowongan pekerjaan tersebut asli atau palsu. Kemungkinan juga bisa saja menggunakan alamat email dari Yahoo atau gmail tetapi perusahaan tersebut ada dan sedang membuka lowongan.

Balasan via sms

Banyaknya penipuan via sms bisa menjadi perhatian bagi Anda terutama juga yang tengah menunggu balasan dari perusahaan tempat Anda melamar. Apabila mendapatkan balasan via sms untuk pelaksanan test lanjutan, maka Anda perlu berhati-hati bisa jadi ini indikasi lowongan kerja tersebut adalah palsu.

Perusahaan yang membuka lowangan pekerjaan akan kembali memanggil kandidatnya untuk melakukan test lanjutan biasanya akan menggunakan media telephone atau melalui email. Ini akan terlihat lebih resmi dan terhindar dari penyalahgunaan terhadap lowongan pekerjaan.

Meminta sejumlah uang di awal

Kejadian ini memang sering dialami oleh beberapa pelamar yang hendak melamar. Meminta sejumlah uang di awal bisa menjadi indikasi bahwa lowongan kerja tersebut adalah palsu, meskipun uang tersebut akan dikembalikan dalam bentuk gaji atau akan dipergunakan untuk pelatihan.

Perusahaan yang sedang membutuhkan karyawan atau pekerja tentu saja akan memaksimalkan potensi dan kompetensi si pelamar dengan berbagai serangkaian test dan wawancara guna mendapatkan pekerja yang diingikan oleh perusahaan tanpa harus meminta sejumlah uang di awal penerimaan.

Memperhatikan lowongan pekerjaan

Yang terakhir hal yang perlu diperhatikan untuk menghindari lowongan kerja asli atau palsu adalah isi konten dari lowonga tersebut. Biasanya isi yang diberikan terlalu banyak kejanggalan, baik dari tulisannya hingga isi berita lowonga pekerjaan.

Untuk menghindari dari penipuan dari lowonga kerja tersebtu ada baiknya Anda baca dengan teliti semua klausul dan isi dari berita lowonga pekerjaan. Jangan hanya karena ada lowongan pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi Anda apalagi ditambah gaji yang menggiurkan, Anda langsung melamar.

Kehati-hatian menjadi kunci utama dalam melamar pekerjaan terutama lowonga pekerjaan yang sangat janggal baik itu nama perusahaan, nomor kontak serta hal lainnya yang membuat Anda perlu untuk waspada.

Semakin maraknya kejahatan lowongan pekerjaan akhir-akhir ini membuat Anda harus lebih waspada. Jangan mentang-mentang tawaran gaji selangit, Anda harus menyetor uang di awal pekerjaan supaya Anda diterima menjadi Anda lupa. Hal-hal seperti itu harus tetap menjadi prioritas Anda dalam melamar lowongan pekerjaan.

Semoga informasi mengenai beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membedakan antara lowonga kerja asli atau palsu dapat bermanfaat bagi Anda terutama yang sedang mempersiapkan lamaran pekerjaan. Bagi Anda yang sudah melamar dan terjebak di lowongan kerja palsu semoga bisa menjadi pelajaran untuk kedepannya.

TETAP WASPADA:Perusahaan tidak pernah memungut biaya apapun dan Tidak Bekerjasama Dengan Agen Travel selama proses pendaftaran dan seleksi

X