Panduan Membuat Curriculum Vitae (CV) yang Baik dan Benar

Kemajuan teknologi dan perkembangan zaman semakin terlihat. Setiap lini kehidupan mulai beradaptasi untuk tetap bisa mengikuti perubahan tersebut. Termasuk sisi Human Resource Development (HRD) lebih khusus terkait proses perekrutan pegawai. Kemajuan teknologi memberikan kemudahan akses informasi dan pencarian lowongan pekerjaan, hal ini membuat antusiasme seseorang dalam melamar pekerjaan melebihi ekspektasi dari pemberi kerja.

Proses penyampaian dokumen lamaran pekerjaan yang bisa disampaikan hanya dari rumah membuat para recruiter atau job owner harus memiliki sebuah tools yang dapat digunakan untuk menyeleksi orang-orang dengan kriteria sesuai dengan pencarian, namun bisa tetap terlihat dari sekian banyaknya pelamar pekerjaan. Salah satu tools seleksi yang dapat digunakan adalah dengan memperhatikan Curriculum Vitae (CV) yang disampaikan.

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Curriculum Vitae (CV) yang secara Bahasa Indonesia biasa disebut dengan Daftar Riwayat Hidup (DRH) adalah sebuah dokumen yang berisi penjelasan mengenai riwayat hidup, kemampuan, dan keahlian seseorang yang didukung oleh bukti-bukti yang memberikan informasi tentang kualifikasi seorang pencari kerja. Informasi yang disebutkan dalam sebuah CV biasanya mencakup identitas pribadi, latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, rangkaian keterampilan, prestasi, dan lain-lain.

Dengan kecanggihan teknologi saat ini, kita dapat dengan mudah mencari contoh suatu CV untuk kebutuhan melamar pekerjaan, tapi secara umum, sebuah CV minimal memenuhi informasi dasar yang terdiri dari :

a. Data Diri : Bagian ini berisi seputar info data-data pribadi seperti nama lengkap, alamat email, nomor yang bisa dihubungi, ataupun gambaran tentang postur tubuh

b. Latar Belakang Pendidikan : Bagian ini berisi mengenai latar belakang pendidikan formal yang pernah diikuti oleh calon pelamar, bisa menampilkan 2-3 pendidikan terakhir yang diambil.

c. Riwayat Pekerjaan : Bagian ini berisi tentang riwayat pekerjaan yang pernah dilakukan sebelumnya, baik itu pekerjaan tetap atau sekadar freelance.

d. Kepribadian : Bagian ini berisi tentang gambaran kepribadian atau karakter diri calon pelamar yang sekiranya akan berguna bagi perusahaan yang akan dilamar.

e. Keterampilan yang Dimiliki : Bagian ini berisi tentang keterampilan yang dimiliki oleh calon pelamar, keterampilan ini bisa meliputi hardskill ataupun softskill.

f. Pelatihan/Training yang Pernah Diikuti : Bagian ini berisi tentang aneka ragam pelatihan, training, workshop yang pernah diikuti oleh calon pelamar. Usahakan pelatihan atau trainingnya yang berkaitan dengan pekerjaan yang akan dilamar.

g. Pengalaman Organisasi : Bagian ini berisi tentang pengalaman organisasi yang pernah digeluti oleh calon pelamar. Bisa menampilkan organisasi yang diikuti untuk 3 tahun terakhir. Pengalaman organisasi akan berguna untuk menilai sisi komunikasi dan leadership calon pelamar.

h. Prestasi yang Pernah Diraih : Bagian ini berisi tentang prestasi akademik dan non akademik yang pernah diraih oleh calon pelamar. Tetap pastikan prestasi yang disebutkan berkaitan dengan pekerjaan yang akan dituju.

i. Tampilan CV itu sendiri : Yang tidak kalah penting adalah tampilan dari CV itu sendiri, tampilan merupakan first impression yang didapatkan dari petugas seleksi sebelum membaca detail CV yang disampaikan, jadi buatlah tampilan CV yang menarik dan tidak umum.

Dari format struktur CV di atas, Berikut adalah beberapa poin yang bisa dijadikan panduan dalam membuat CV yang baik dan benar :

  • Knowing Your Job Owner
    Jika dalam perusahaan dagang dikenal istilah Knowing Your Costumer untuk mendapatkan penawaran terbaik dari calon pelanggan potensial. Di dunia kerja dikenal istilah Knowing Your Employeer untuk organisasi dan budaya kerja yang lebih baik, di proses melamar kerja juga ada istilah yang disebut Knowing Your Job Owner untuk lamaran yang lebih tepat sasaran. Ada banyak kelebihan yang bisa kita dapatkan dengan melakukan riset dan mencari informasi terkait dengan perusahaan yang akan kita lamar. Hal-hal yang kita ketahui, bisa membantu kita menyusun CV yang tepat dan memberikan gambaran akan melakukan apa ketika kita diterima bekerja di perusahaan tersebut.
  • Gunakan No Handphone (HP) Aktif
    Banyak orang yang menggunakan nomor provider lama mereka sebagai nomor aplikasi jejaring sosial semacam Whatsapp, padahal nomor tersebut sudah hangus dan tidak dapat digunakan untuk menerima atau melakukan panggilan. Sayangnya, beberapa perusahaan masih ada yang menggunakan media telpon atau SMS untuk konfirmasi lamaran kerja. Akan merugikan jika ternyata kita mencantumkan nomor Whatsapp yang sudah tidak bisa melakukan dan menerima panggilan, lalu perusahaan menghubungi via telepon ke nomor tersebut. Selain nomor HP yang masih aktif, nomor HP yang langsung terhubung dengan aplikasi jejaring sosial juga akan memudahkan perusahaan untuk melakukan komunikasi dan konfirmasi dengan kita ataupun atau mencari informasi tentang kita.
  • Gunakan alamat email yang professional
    Banyak dari kita masih menggunakan alamat email yang dibuat ketika masih sekolah atau kuliah dulu. Karena belum terpikir dunia kerja, akun email yang dibuatpun terkadang menggunakan nama asal yang terpikirkan seketika ketika proses pembuatan email. Padahal akun email dapat mencerminkan tingkat profesinalitas seseorang. Ketika dia membuat satu akun khusus untuk pekerjaan, maka akun itu berisi tentang aktivitas pekerjaan. Contoh akun asal adalah seperti kucinggarong@gmail.com, akucintapadamu@yahoo.com, ataupun email-email tidak professional lainnya.
  • Pergunakan Foto Profil terbaik
    CV adalah gambaran diri seorang pelamar kerja. Dari sini pemberi kerja akan melihat dan menilai bagaimaan karakter dan keseriusan seorang pelamar. Berikan foto porfil terbaik yang dimiliki agar memiliki kesan kamu serius untuk melamar di pekerjaan ini. Keluarkan uang lebih untuk foto studio juga tidak terlalu memberatkan, jika dibandingkan dengan kamu menggunakan foto asal, penerangan kurang, tidak rapih, atau malah foto selfie yang menyebabkan turun nya nilai profesionalitas kamu sebagai pelamar kerja.

Itu tadi beberapa hal dasar tentang CV dan bagaimaan membuat CV yang baik dan benar, semoga CV kamu termasuk yang menonjol dan dilirik oleh pemberi kerja ya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × 4 =

TETAP WASPADA:Perusahaan tidak pernah memungut biaya apapun dan Tidak Bekerjasama Dengan Agen Travel selama proses pendaftaran dan seleksi

X