Informasi Apa saja yang harus di tulis di CV

Bukan tidak berusaha, pengangguran yang ada di Indonesia sebenarnya sudah melakukan berbagai macam cara. Pengiriman lamaran pekerjaan juga sudah dilakukan. Terlebih dengan bantuan kecanggihan teknologi, pencarian lowongan pekerjaan dan proses pengajuan lamaran menjadi lebih mudah dan murah.

Berbagai platform penyedia lowongan pekerjaan juga bisa diakses dengan mudah bahkan hanya melalui genggaman. Namun ternyata lamaran yang disampaikan masih belum mebuahkan hasil, konfirmasi dan panggilan wawancara yang ditunggu tak kunjung datang.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan lamaran kamu tidak dilirik oleh pemberi kerja, bisa jadi kamu tidak memenuhi kualifikasi yang dicari perusahaan, lamaran kamu kurang menonjol, atau ada hal-hal yang seharusnya tidak dituliskan dalam Curriculum Vitae (CV) yang kamu langgar. Nah berikut dirangkum hal-hal yang tidak boleh dituliskan/dilakukan pada CV saat melamar pekerjaan :

  1. Pilihlah Informasi yang Ingin Disampaikan
    Tidak semua informasi tentang diri kita harus disampaikan ke pemberi kerja, pilihlah informasi-informasi yang relevan dengan pekerjaan. Informasi seperti tanggal lahir, suku, agama, status pernikahan, makanan favorit, warna kesukaan, ataupun pernah memenangkan lomba makan kerupuk dan panjat pinang bukanlah informasi pribadi yang perlu dicantumkan dalam CV.
  2. Sampaikan Kemampuan dan Pencapaian yang Terukur
    Ketika kamu menuliskan bagian kemampuan dan pencapaian dalam CV, jangan menuliskan suatu kemampuan atau pencapaian yang mengawang, usahakan untuk menuliskan kemampuan dan pencapaian yang terukur. Sebagai contoh, ketika kamu menuliskan kemampuan promosi, sampaikan kemampuan tersebut dengan menggunakan indikator yang konkret dan terukur seperti, berhasil deal dengan 2 dari 10 orang yang ditawarkan produk/jasa.
  3. Jumlah Halaman CV
    Pemberi kerja atau perekrut memiliki keterbatasan waktu untuk memeriksa setiap CV yang masuk, hal ini akan menjadikan si pemberi kerja atau perekrut hanya akan melihat poin-poin penting yang ada di CV setiap pelamar. Penggunaan kalimat yang berputar-putar ataupun terlalu banyak penyampaian informasi yang tidak diperlukan sehubungan dengan pekerjaan yang dilamar akan membuat halaman CV menjadi lebih banyak, dan ini akan menyulitkan pemberi kerja atau perekrut menangkap poin penting dari CV yang disampaikan.
  4. Validitas Informasi
    Adanya kualifkasi yang sesuai dengan kriteria yang dicari oleh pemberi kerja akan menjadi nilai tambah bagi CV kamu. Tetapi perlu diingat, jangan sampai karena ingin mendapatkan nilai tambah tersebut, kamu menuliskan informasi palsu yang tidak valid tentang kemampuan, keahlian, dan pencapaian yang kamu miliki. Hal akan merugikan kamu sendiri ketika nanti dilakukan uji coba/test kemampuan. Bukan diterima bekerja, malah bisa menjadikan kamu masuk ke daftar hitam pelamar kerja karena menyampaikan informasi yang tidak valid.
  5. Tampilan CV
    Tampilan menjadi sangat penting, karena secara alamiah mata akan menikmati hal-hal yang indah. Begitupun dengan CV, CV yang terlalu padat content, pemilihan jenis font yang terlalu beragam, pemilihan warna yang terlalu kontras, ataupun spasi yang terlalu rapat akan menjadikan CV kamu tidak sedap dipandang. Untuk mempercantik tampilan CV kamu, saat ini sudah banyak laman penyedia template tampilan CV yang bisa digunakan.
  6. Penyesuaian CV
    Biasakan menghindari Copy-Paste ketika membuat CV. Jangan juga menggunakan 1 CV untuk seluruh lowongan pekerjaan yang akan kamu lamar. Masing-masing pekerjaan yang dilamar memiliki kriteria dan karakteristiknya tersendiri. Penyesuaian CV dengan berbagai perusahaan sangat diperlukan karena menjadikan CV lebih personal dan tepat sasaran.
  7. Penggunaan Bahasa
    Hindari penggunaan kata asing yang bahkan kamu sendiri tidak mengerti arti katanya. Hindari juga kata-kata berbelit ketika ingin menjelaskan sesuatu. Pastikan juga kamu konsisten dengan penggunaan bahasa, jangan pernah mencampur penggunaan bahasa Indonesia dengan Inggris dalam CV kamu, pilihlah mau menggunakan bahasa yang mana.
  8. Pemilihan Foto Profil
    Jika CV kamu mencantumkan foto sebagai identitas, pastikan kamu menggunakan foto yang formal dan terlihat professional, tidak melulu harus menghadap depan dengan jas dan dasi serta menggunakan latar merah atau biru. Foto professional pun tetap bisa dimodifikasi agar tampak tidak kaku. Pastikan juga kamu tidak menggunakan foto yang didapat dari hasil swafoto/selfie ataupun foto dengan menggunakan kamera dan pakaian seadanya.
  9. Check-Recheck-Triplecheck
    Typo atau kesalahan pengetikan dapat dijumpai di mana saja, termasuk CV. Kesalahan tulis meski sepele bisa berakibat fatal. Oleh karena itu tidak ada salahnya, sebelum megajukan proses lamaran pekerjaan, ada baiknya kita melakukan check-recheck-triplecheck pada CV yang kita buat, pastikan kembali kebenaran dalam setiap bagiannya, bahkan jika diperlukan kamu dapat menggunakan orang ketiga untuk mengoreksi CV tersebut.

Itu tadi beberapa hal yang harus kamu ketahui terkait apa saja yang tidak boleh dituliskan atau dilakukan ketika kamu membuat CV untuk melamar pekerjaan. Semoga dengan ini kualitas CV yang kamu buat bisa lebih baik. Membuat CV itu memang mudah, tapi meskipun mudah tetap ada seninya agar CV yang dibuat bisa dilirik oleh Pemberi Kerja ataupun Recruiter.

Selamat mencoba dan menerapkan beberapa hal di atas ya, semoga CV nya sukses dan sampai jumpa di dunia kerja.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one × three =

TETAP WASPADA:Perusahaan tidak pernah memungut biaya apapun dan Tidak Bekerjasama Dengan Agen Travel selama proses pendaftaran dan seleksi

X