Tips Resume Lolos ATS

Teknologi saat ini semakin berkembang pesat. Berbagai kemudahan didapatkan atas perkembangan teknologi tersebut, mulai dari aktivitas pendidikan, aktivitas pekerjaan, bahkan untuk aktivitas sehari-hari seperti berbelanja di pasar dan mengantar anak pun cukup terbantu dengan kemajuan teknologi ini. Kemajuan teknologi juga membawa dampak dalam hal proses melamar pekerjaan, jika sebelumnya lamaran pekerjaan dikirim manual melalui pos, jasa ekspedisi, ataupun diantar langsung ke alamat, dengan kemajuan teknologi saat ini, proses pengiriman lamaran pekerjaan bisa dilakukan selama masih terhubung dengan internet.

Hal ini memberikan dampak baik dari sisi pencari kerja ataupun pemberi kerja. Jika pelamar dimudahkan dengan pengiriman lamaran pekerjaan yang efisien, pemberi kerja diuntungkan dengan proses rekrutmen dan pencarian pegawai sesuai kualifikasi yang menjadi lebih mudah. Namun, hal tersebut ternyata tidak hanya membawa dampak baik, dampak yang kurang baik pun dihadapi oleh para pemberi kerja. Banyaknya lamaran menyulitkan pemberi kerja untuk melakukan seleksi yang benar-benar berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini menyebabkan beberapa pencari kerja menggunakan teknologi yang dapat memfilter lamaran pekerjaan yang masuk sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan, salah satu tools yang biasa digunakan adalah Aplicant Tracikng System (ATS).

ATS merupakan salah satu perangkat lunak yang biasa digunakan untuk menghandle proses recruitment yang dilakukan oleh sebuah perusahaan. Aplikasi ini bekerja dengan cara memilah-milah ribuan resume yang masuk untuk menentukan mana yang paling cocok dengan kriteria dan posisi kerja yang dicari oleh perusahaan. ATS bekerja dengan cara mencari kecocokkan antara kata kunci yang terdapat dalam resume pelamar dengan kata kunci yang telah diprogram dalam sistem dan telah disesuaikan dengan kualifikasi disetiap lowongan pekerjaan. Jika resume pelamar mengandung kata kunci yang diinginkan oleh perusahaan, ATS akan mengirimkan resume pelamar tersebut pada tahapan recruitment selanjutnya. Kata kunci bisa berupa nama kampus tempat pelamar kuliah, keterampilan yang dimiliki, pengalaman yang telah dilakukan, ataupun nama perusahaan tempat pelamar bekerja sebelumnya.

Tips Membuat Resume yang Baik untuk Recruiter yang Menggunakan ATS

Agar tidak terjadi kesalahan pada saat proses recruitment, ada baiknya calon pelamar mengetahui terlebih dahulu perbedaan Resume dan Curriculum Vitae (CV). Meskipun antara resume dan CV tampak sama, tapi ada beberapa perbedaan antara keduanya. Perbedaanya terletak pada panjang, Isi, dan Tujuannya.

Resume merupakan ringkasan singkat mengenai keahlian dan kemampuan yang dimiliki oleh pelamar yang disajaikan dalam satu halaman, sedangkan CV bisa sampai dua halaman atau lebih dikarenakan berisi informasi lengkap tentang riwayat kehidupan.

Isi dari resume lebih flexible karena disesuaikan dengan posisi lowongan dan perusahaan yang akan diajukan lamaran agar lebih relevan, sedangkan untuk CV isinya lebih kaku karena berisi informasi riwayat kehidupan yang susuanan informasinya telah ditentukan.

Jika resume hanya dapat digunakan untuk tujuan kepentingan melamar pekerjaan saja, maka CV bisa digunakan baik untuk tujuan kepentingan melamar pekerjaan ataupun untuk kepentingan pendidikan seperti pendaftaran sebagai mahasiswa baru ataupun syarat pengajuan beasiswa.

Nah, perusahaan-perusahaan yang menggunakan ATS sebagai tools recruitment nya, biasanya mempersyaratkan resume sebagai dokumen lamaran pekerjaan. Agar resume kamu dapat lolos dari ATS, berikut beberapa tips membuat resume untuk pekerjaan yang pemberi kerjanya menggunakan ATS.

  1. Gunakan Teks, Hindari Gambar dan Grafik
    ATS bekerja dengan menggunakan sistem pindai. Jenis yang bisa dipindai oleh ATS dominan adalah teks. Setelah dilakukan pemindaian oleh sistem ATS, content resume dengan bentuk gambar, diagram, dan grafik akan hilang atau menjadi source yang tidak dapat dikenali oleh sistem. Penggunaan gambar, bagan, ataupun grafik yang tidak dapat terbaca oleh sistem ATS akan merugikan pelamar.
  2. Pelajari Kata Kunci
    ATS juga bekerja dengan cara mengidentifikasi data yang masuk dengan patokan berupa kata kunci atau keywords. Oleh karena itu pahami dan pelajari setiap kata kunci yang ada pada posisi kerja yang akan diajukan lamaran. Sistem ini hampir mirip dengan Search Engine Optimization (SEO) dalam mesin pencarian google. Gunakan 3 sampai 5 deskripsi pekerjaan yang terkait dengan lowongan pekerjaan yang akan dilamar sebagai kata kunci.
  3. Personalisasi Resume
    Ketika menggunakan ATS, setiap posisi kerja yang ditawarkan memiliki karakteristik dan kata kunci yang berbeda. Hindari membuat resume dengan konsep One to All untuk hal ini, sesuaikan atau personalisasikan resume yang kamu buat dengan setiap lamaran yang akan diajukan untuk setiap lowongan pekerjaan.
  4. Penggunaan Bullet Points
    Penggunaan Bullet Points dalam resume kamu untuk item-item yang diperlukan agar susunan resumenya berurutan. Hal ini akan membantu membuat content pada resume kamu lebih terstruktur dan berurutan.
  5. Pilihlah Jenis File yang Tepat
    Sistem ATS tidak dapat membaca semua tipe file. Jadi pastikan ketika kamu melamar pekerjaan, jenis file yang kamu gunakan sesuai dengan file yang diminta oleh pemberi kerja. Biasanya pengguna ATS akan meminta file Microsoft Word karena lebih mudah untuk dipindai, sehingga lebih memudahkan ATS untuk membaca, berbeda dengan file dengan jenis pdf yang menyulitkan sistem ATS untuk melakukan pemindaian.

Setelah membaca penjelasan di atas, mungkin akan terasa jika resume kamu terlihat flat dan membosankan. Tidak perlu khawatir, kita harus pahami, sistem ATS memiliki cara pembacaan yang berbeda dengan manusia, karena ATS menggunakan standar pembacaan mesin. Jadi kamu juga harus menyesuaikan resume kamu untuk dibaca mesin meskipun tampilannya terlihat tidak menarik

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × three =

TETAP WASPADA:Perusahaan tidak pernah memungut biaya apapun dan Tidak Bekerjasama Dengan Agen Travel selama proses pendaftaran dan seleksi

X